4LIFE – TRANSFER FACTOR

Hear our Heart … Heart our Health … Health our Wealth …

  • Distributor-4Life-TangerangDISTRIBUTOR-4LIFE-TRANSFER-FACTOR

  • GRAND OPENING 4LIFE JAKARTA 19 MAY 2012

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Indonesia

    4Life-TangerangVANI
    Presidential Diamond

    ID 7336606
    0818.0800.7300
    0813.8669.8090
    PIN BB 2B1616FB
    fung_lan@yahoo.com

    ____________________

    Distributor-4Life-Jakarta

    4Life-JakartaHARSONO
    Presidential Diamond
    ID 7336606
    0818.80.9095
    PIN BB 74D010AD
    harsono_b@hotmail.com

    ___________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Tangerang

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Serpong

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-BSD

    4Life-TangerangVANI
    Presidential Diamond

    ID 7336606
    0818.0800.7300
    0813.8669.8090
    PIN BB 2B1616FB
    fung_lan@yahoo.com

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Karawaci

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Alam Sutera

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Modernland

    4Life-TangerangLIEKE
    Qualified Diamond
    ID 7776995
    0878.8844.5105
    0838.7162.2105
    0856.9206.8990
    PIN BB 7478F48E
    lieke1177@gmail.com

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Purwodadi

    4Life-SemarangNELLY
    Qualified Diamond

    ID 7848309
    0878.3332.1460
    PIN BB 25D6EBFB

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Kudus

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Pati

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Temanggung

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Rembang

    4Life-KudusRUTH RATNA
    Qualified Diamond
    ID 8035765
    0878.3212.8891
    PIN BB 7402431A

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Semarang

    4Life-SemarangIMELDA
    ID 8127816
    081.32627.9800
    085.8650.00610
    PIN BB 25A3EF05

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Semarang

    4Life-SemarangDIDIN SETIAWAN
    Qualified Diamond

    ID 8123047
    0818.0589.3388
    024.356.6221
    024.3306.6880

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Solo

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Yogyakarta

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Sleman

    4Life-SoloINEKE
    ID 8275653
    0812.2653.448
    PIN BB 74FB6942

    ____________________

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Jakarta Pusat

    Distributor-4Life-Transfer-Factor-Jakarta Barat

    4Life-JakartaLIA
    ID 8277866
    0852.6844.6816
    0877.9115.6782
    PIN BB 2262A0EA

    ____________________

  • Distributor-4life-tangerang-indonesiaPeluang-bisnis-4Life-Tangerang

    Distributor-4Life-Semarang

    TERAPI IMUN :
    TRANSFER FACTOR yang terdepan PEMIMPIN PASAR Immune booster 437%

  • Blog Stats

    • 13,640 hits
  • MASUK PDR ( Buku Panduan Dokter ) USA sejak 2003

    4Life-TF-Distributor-Tangerang

  • REKOMENDASI PEMERINTAH RUSIA

    tftangerang

  • SERTIFIKAT HALAL MALAYSIA

    distributor-tftangerang

  • SERTIFIKAT ANTI DOPING (AMAN UNTUK ATLET)

    distributor-tf-tangerang

  • ANGGOTA APLI

    distributor tf tangerang

  • PATENT UNTIL 2020 (TANPA KOMPETITOR)

    distributor tf tangerang

  • INC.500 tahun 2003

    Distributor-TF-Tangerang-4Life

  • SUCCESS MAGAZINE

    distributor-tftangerang

  • RSS 4Life INDONESIA

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS 4Life BANTEN

  • RSS 4Life TANGERANG

  • RSS 4Life KARAWACI

  • RSS 4Life BSD

Posts Tagged ‘Obat’

VIRUS KAWASAKI

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on December 7, 2010

December 07 , 2010 – 4Life Indonesia

VIRUS KAWASAKI dan penyembuhannya dengan TERAPI IMUN

Penyakit Kawasaki pertama kali dideskripsikan pada tahun 1967oleh Tomisaku Kawasaki, seorang dokter anak dari Jepang. Penyakit ini jarang terjadi, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, seringkali penegakan diagnosis penyakit Kawasaki terlewatkan. Bahkan, pada beberapa kasus, penyakit ini baru diketahui pada tahap yang sudah parah. Pada saat tahun 1967  penyakit ini dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk menghormati penemunya, maka dinamakan penyakit kawasaki. Di Indonesia, banyak di antara kita yang belum memahami penyakit yang berbahaya ini, bahkan di kalangan medis sekalipun. Hal inilah yang menyebabkan diagnosis acap terlambat dengan segala konsekuensinya.

transfer factor-4life-distributor-semarang-virus-kawasaki

Penampakan penyakit ini juga dapat mengelabui mata sehingga dapat terdiagnosis sebagai campak, alergi obat, infeksi virus, atau bahkan penyakit gondong. Penyakit yang lebih sering menyerang ras Mongol ini terutama menyerang balita dan paling sering pada anak usia 1-2 tahun.
Penyakit Kawasaki tersebar seluruh dunia yang mengenai seluruh etnik terutama ras Asia. Di AS pada tahun 2000 diperkirakan terdapat 4248 pasien rawat inap dengan Penyakit Kawasaki. Anak laki-laki lebih sering terkena dari perempuan. Di Indonesia diperkirakan sudah ditemukan lebih dari 100 kasus terutama di daerah Jabotabek.Angka kejadian per tahun di Jepang tertinggi di dunia, yaitu berkisar 1 kasus per 1.000 anak balita, disusul Korea dan Taiwan. Di Amerika Serikat berkisar 0,09 (pada ras kulit putih) sampai 0,32 (pada keturunan Asia-Pasifik) per seribu balita.

transfer factor-4life-distributor-semarang-virus kawasaki

Penyakit ini yang terdeteksi masih sangat jauh di bawah angka ini. Sekitar 20-40 persen-nya mengalami kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian akan sembuh  namun sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu. Sebagian kecil akan meninggal akibat kerusakan jantung.

Penyebab penyakit Kawasaki masih belum jelas hingga hari ini. Banyak yang menduga, kuman atau racun yang dikeluarkan kuman tertentu yang menjadi penyebab. Tetapi, belum ada bukti kuat yang mendukung dugaan tersebut. Dugaan lain adalah peran dari faktor genetik dan sistim imun penderita.Karena itu cara pencegahannya juga belum diketahui.  Penyakit ini juga tidak terbukti  menular.

MANIFESTASI KLINIS :

TANDA DAN GEJALA

1.     Demam. Fase akut diawali dengan suhu tubuh yang mendadak tinggi, bisa mencapai 41oC. Biasanya demam bersifat turun naik, menetap selama 5 hari atau lebih, walaupun telah diberi obat penurun demam.

2.     Bercak-bercak merah di badan yang mirip seperti bercak-bercak pada campak.

3.     Mata merah, tetapi tidak berair atau berlendir.

4.     Bibir berwarna merah, kering, dan pecah-pecah.

5.     Lidah dan selaput lendir berwarna merah stroberi (“Strawberry tongue”)

6.     Kemerahan pada telapak tangan dan kaki, biasanya disertai dengan sedikit bengkak.

7.     Pembengkakan kelenjar getah bening, biasanya pada leher, dan hanya mengenai 1 sisi.

8.     Beberapa anak dapat mengeluh rasa nyeri pada sendi.

9.     Tahap penyembuhan terjadi pengelupasan kulit daerah ujung jari tangan dan kaki.

PENGOBATAN :
Pengobatan dini secara berarti dapat mengurangi resiko terjadinya kerusakan pada arteri koroner dan mempercepat pemulihan demam, ruam dan rasa tidak nyaman. Selama 1-4 hari diberikan immunoglobulin dosis tinggi melalui infus dan aspirin dosis tinggi melalui mulut.

Setelah demam turun, biasanya aspirin dalam dosis yang lebih rendah diberikan selama beberapa bulan untuk mengurangi resiko kerusakan arteri koroner dan pembentukan bekuan darah. Dilakukan beberapa kali pemeriksaan EKG untuk mendeteksi adanya komplikasi jantung. Aneurisma yang besar diobati dengan aspirin dan obat anti pembekuan (misalnya warfarin). Aneurisma yang kecil cukup diatasi dengan aspirin. Jika anak menderita influenza atau cacar air, untuk mengurangi resiko terjadinya sindroma Reye, sebaiknya untuk sementara waktu diberikan dipiridamol, bukan aspirin.

PROGNOSIS
Jika tidak terjadi komplikasi jantung, biasanya akan terjadi pemulihan sempurna. Sekitar 1-2% penderita meninggal, biasanya akibat komplikasi jantung; 50% diantaranya meninggal pada bulan pertama, 75% meninggal pada bulan kedua, 95% meninggal pada bulan keenam. Tetapi kematian bisa terjadi 10 tahun kemudian dan kadang secara tiba-tiba.Aneurisma yang kecil cenderung menghilang dalam waktu 1 tahun,tetapiarteri koroner tetap lemah sehingga beberapa tahun kemudian timbul kelainan jantung.

Semoga kita selalu waspada.

TESTIMONI dan SOLUSI PENYEMBUHAN ALTERNATIF :

Berdasar pada ada mitra saya Maria Silvyana H di Surabaya tanggal 28 November 2010 anaknya terserang panas dan awalnya diindikasikan Flu Singapore ternyata setelah dianalisa lagi didiagnosis terkena virus Kawasaki ini dan masuk rumah sakit atas rujukan doter anak ( dr.Agus ) di Sutorejo.

Kemudian dikatakan pengobatannya saat itu hanya dengan solusi diberikan IMMUNOGLOBULIN secara cepat dan dosis tinggi , karena ditakutkan dapat komplikasi menyerang ke Jantung.

Maka waktu itu dalam 1 hari diharuskan mengkonsumsi habis 13 botol IMMUNOGLOBULIN ( @Rp.2.700.000,-/botol ) , namun saya dan dokter Agus menganjurkan supaya sambil di terapi dengan Transfer Factor Advance sehari 2×3 kapsul , dan pada hari kamisnya tanggal 1 Desember 2010 , anaknya putri 3 tahun ini sudah mulai pulang dan masih tetap di terapi dengan dosis 1×3 selama 2 minggu dan selanjutnya 1×2 kapsul perhari untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

Sebenarnya apa itu Immunoglobulin ( anda bisa search di Google ) sebetulnya juga adalah peningkat daya tahan tubuh , namun kekuatannya juga belum tentu sebanding dengan Transfer Factor yang terbukti dapat menaikkan 437% daya tahan tubuh kita dengan menggunakan Transfer Factor Plus , yang terpenting juga harganya tentunya tidak semahal harga Immunoglobulin yang dijual di pasaran.

Semoga info ini bisa bermanfaat buat kita semua.

Posted in KAWASAKI VIRUS, PENGOBATAN ALTERNATIF, PILIH THERAPY IMUN yang TEPAT, TESTIMONI | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 7 Comments »

GUILLAIN BARRE SYNDROME

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on December 7, 2010

December 07, 2010  – 4Life Indonesia

GBS – Guillain Barre Syndrome termasuk dalam salah satu autoimun disease , dimana imun tubuh menyerang sistem2 otot  , sehingga biasanya dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak , yang ditakutkan adalah apabila sampai menyerang di otot pernapasan , maka dengan tidak dapatnya melakukan suatu proses respirasi maka akan dapat menjadi pemicu kematian pada penderita GBS.

transfer factor-4life-distributor-semarang-GBS

Apa itu GBS?

GBS adalah penyakit langka yang menyebabkan tubuh menjadi lemah kehilangan kepekaan yang biasanya dapat sembuh sempurna dalam hitungan minggu, bulan atau tahun. GBS mengambil nama dari dua Ilmuwan Perancis, Guillain (baca Gilan) dan Barré (baca Barre), yang menemukan dua orang prajurit perang di tahun 1916 yang mengidap kelumpuhan kemudian sembuh setelah menerima perawatan medis. Penyakit ini menjangkiti satu dari 40,000 orang tiap tahunnya. Bisa terjangkit di semua tingkatan usia mulai dari anak-anak sampai dewasa, jarang ditemukan pada manula. Lebih sering ditemukan pada kaum pria. Bukan penyakit turunan, tidak dapat menular lewat kelahiran, terinfeksi atau terjangkit dari orang lain yang mengidap GBS. Namun, bisa timbul seminggu atau dua minggu setelah infeksi usus atau tenggorokan (sepupu memang sedang flu dan batuk).

Apa gejala GBS?

Gejala awal antara lain adalah: rasa seperti ditusuk-tusuk jarum diujung jari kaki atau tangan atau mati rasa di bagian tubuh tersebut. Kaki terasa berat dan kaku atau mengeras, lengan terasa lemah dan telapak tangan tidak bisa menggenggam erat atau memutar sesuatu dengan baik (buka kunci, buka kaleng dll)

Gejala-gejala awal ini bisa hilang dalam tempo waktu beberapa minggu, penderita biasanya tidak merasa perlu perawatan atau susah menjelaskannya pada tim dokter untuk meminta perawatan lebih lanjut karena gejala-gejala akan hilang pada saat diperiksa.

Gejala tahap berikutnya disaaat mulai muncul kesulitan berarti, misalnya: kaki susah melangkah (ini yang terjadi pada sepupu saya), lengan menjadi sakit lemah, dan kemudian dokter menemukan syaraf refleks lengan telah hilang fungsi.

Apa penyebab GBS?

Penyakit ini timbul dari pembengkakan syaraf peripheral, sehingga mengakibatkan tidak adanya pesan dari otak untuk melakukan gerakan yang dapat diterima oleh otot yang terserang

Karena banyak syaraf yang terserang termasuk syaraf immune sistem maka sistem kekebalan tubuh kita pun akan kacau. Dengan tidak diperintahkan dia akan mengeluarkan cairan sistem kekebalan tubuh ditempat-tempat yang tidak diinginkan.

Dengan pengobatan maka sistem kekebalan tubuh akan berhenti menyerang syaraf dan bekerja sebagaimana mestinya.

Bagaimana GBS dapat ter-diagnosa?

Diagnosa GBS didapat dari riwayat dan hasil tes kesehatan baik secara fisik maupun testlaboratorium. Dari riwayat penyakit, obat2an yang biasa diminum, pecandu alcohol, infeksi yang pernah diderita, gigitan kutu maka Dokter akan menyimpulkan apakah pasien masuk dalam daftar pasien GBS. Tidak lupa juga riwayat penyakit yang pernah diderita pasien maupun keluarga pasien misalnya diabetes mellitus, diet yang dilakukan, semuanya akan diteliti dengan seksama hingga dokter bisa membuat vonis apakah anda terkena GBS atau penyakit lainnya.

Pasien yang diduga mengidap GBS di haruskan melakukan tes:

1. Darah lengkap

2. Lumbar Puncture

3. EMG (electromvogram)

Sesuai urutannya, tes pertama akan dilakukan kemudian tes kedua apabila tes pertama tidak terdeteksi adanya GBS, dan selanjutnya.

Apa yang akan terjadi setelah test dilakukan?

Tanda-tanda melemahnya syaraf akan nampak semakin parah dalam waktu 4 sampai 6 minggu. Beberapa pasien melemah dalam waktu relatif singkat hingga pada titik lumpuh total dalam hitungan hari, tapi situasi ini amat langka.

Pasien kemudian memasuki tahap ‘tidak berdaya’ dalam beberapa hari (sepupu masih dalam tahap ini). Pada masa ini biasanya pasien dianjurkan untuk beristirahat total di rumah sakit. Meskipun kondisi dalam keadaan lemah sangat dianjurkan pasien untuk selalu menggerakkan bagian-bagian tubuh yang terserang untuk menghindari kaku otot. Ahli Fisioterapi biasanya akan sangat dibutuhkan untuk melatih pasien dengan terapi-terapi khusus dan akan memberikan pengarahan-pengarahan kepada keluarga adan teman pasien cara-cara melatih pasien GBS.

Apakah GBS menyakitkan?

Ya dan tidak. Pasien biasanya merasakan sakit yang akut pada saat GBS. Terutama di daerah tulang belakang dan lengan dan kaki. Namun ada juga pasien yang tidak mengeluhkan rasa sakit yang berarti meskipun mereka mengalami kelumpuhan parah. Rasa sakit muncul dari pembengkakan dari syaraf yang terserang, atau dari otot yang sementara kehilangan suplai energi, atau dari posisi duduk atau tidur si Pasien yang mengalami kesulitan untuk bergerak atau memutar tubuhnya ke posisi nyaman. Untuk melawan rasa sakit dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit dan perawat akan memberikan terapi-terapi untuk merelokasi bagian-bagian tubuh yang terserang dengan terapi-terapi khusus. Rasa sakit dapat datang dan pergi dan itu amat normal bagi penderita GBS.

Apakah pasien GBS membutuhkan perawatan khusus?

Pasien biasanya akan melemah dalam waktu beberapa minggu, maka dari itu perawatan intensif sangat diperlukan di tahap-tahap dimana GBS mulai terdeteksi. Sesuai dengan tahap dan tingkat kelumpuihan pasien maka dokter akan menentukan apa pasien memerlukan perawatan di ruang ICU (semalam si mama update informasi: nampaknya sepupu akan lama dirawat di ICU, minimal 2 minggu) atau tidak.

Sekitar 25% pasien GBS akan mengalami kesulitan di;

1. Bernafas

2. Kemampuan menelan

3. Susah batuk

Dalam kondisi tersebut diatas, biasanya pasien akan diberikan bantuan alat ventilator untuk membantu pernafasan.
Berapa lama pasien dapat sembuh?

Setelah beberapa waktu, kondisi mati rasa akan berangsur membaik. Pasien harus tetap wapada karena hanya 80% pasien yang dapat sembuh total, tergantung parahnya pasien bisa berjalan dalam waktu hitungan minggu atau tahun. Namun statistik membuktikan bahwa rata-rata pasien akan membaik dalam waktu 3 sampai 6 bulan. Pasien parah akan menyisakan cacat dibagian yang terserang paling parah, perlu terapi yang cukup lama untuk mengembalikan fungsi-fungsi otot yang layu akibat GBS. Bisanya memakan waktu maksimal 4 tahun.

transfer factor-4life-distributor-indonesia-semarang

4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula [ TF+] – Isi 90 kapsul

Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara – tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel – sel rusak & juga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Underactive Immune Cells [ Lemah daya Imun ], TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437%

Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.

Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.

Kandungan bahan 4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula :

  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrumartikel Koran Kompas Senin, 11 Agustus 2003 and egg yolkulasan http://www.gizi.net tentang kuning telur bukan sekedar warna )
  • NanoFactor extract (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.) – Artikel Koran Kompas tentang Teknologi Nano
  • Cordyvant Proprietary Polysaccharide Complex (IP-6, Soya bean Extract, Cordyceps sinensis, Beta-Glucan (from baker’s yeast)
  • Beta-Glucan (from Oat)
  • Agaricus blazeii Extract
  • Mannans (from Aloe Vera)
  • Olive Leaf Extract
  • Maitake Mushroom
  • Shiitake mushroom)
  • Zinc

—————————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM Tri-Factor Advance – Isi 60 kapsul

Kegunaan :Untuk penyembuhan penyakit Overactive Immune Cells [ Auto Immune Disease ], TF Advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 238 %.

Suplemen kesehatan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance – Untuk Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma, Suplemen yang membuat tubuh kita Fit & Bugar.

Dengan Tri Factor Formula, kecerdasan yang semakin bijak, 4Life Transfer Factor Tri Formula bersama-sama kecerdasan dari 4Life Transfer Factor dan kepintaran dari ektraksi dari nano factor untuk mengatur, meningkatkan dan menyeimbangkan imun sistem, sesuai dangan tubuh kita.

Kandungan bahan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance :

  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk)
  • NanoFactor (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.)

Posted in AUTO IMMUNE, GUILLAIN BARRE SYNDROME (GBS), PENGOBATAN ALTERNATIF, PILIH THERAPY IMUN yang TEPAT | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments »

ALERGI dan TRANSFER FACTOR

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on November 18, 2010

November 18 , 2010 – 4Life Transfer Factor

transfer factor solusi aman bagi alergi

Alergi merupakan suatu reaksi abnormal dalam tubuh yang disebabkan zat-zat yang tidak berbahaya. Alergi timbul bila ada kontak terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi. Zat penyebab alergi ini disebut allergen.

Gejala yang mungkin terjadi akibat alergi adalah:

  • rasa gatal pada tenggorokan; gatal pada mulut;
  • gatal pada mata; gatal pada kulit atau bagian tubuh lainnya;
  • sakit kepala; hidung tersumbat atau hidung meler;
  • sesak napas;
  • bengek;
  • kesulitan menelan;
  • mendadak pilek dan bersin-bersin,
  • dll.

Solusi perawatan alergi adalah mengkonsumsi :

Transfer Factor 4Life Semarang

4Life Transfer Factor Advance

Testimoni Pasien Alergi:

  • For the past fifteen years I have suffered from chronic bronchitis, regular sinus infections, and severe allergies. I suffered from fatigue, migraine headaches, joint pain, and an overall weakening. After eight months on TF I am a new person. I feel like TF saved my life. I tried every nutrient that I could find, but only TF made the difference.Naomi Jackson, Kansas.
  • I have to admit that I was somewhat skeptical about Transfer Factor (Plus) when I first tried the product, but let me tell you, it’s truly amazing! I have been a chronic allergy sufferer all my life. Each spring and fall, allergy attacks would invariably lead to miserable sinus infections, which would mean time off from work and feeling lousy for days. It also meant going to the doctor to get prescriptions for antibiotics – yuk! Needless to say, I was desperate for anything that would help me avoid what felt like a brush fire burning in my sinuses! And the fewer doctor visits and prescriptions to fill, the better, wouldn’t you agree? Transfer Factor has really fit the bill. For the past two years, I have been able to take it at the first signs of allergy, and Transfer Factor works with my immune system to help stop the attack dead in its tracks. No more sinus infections! No more prescriptions! No more bad magazines at the doctor’s office! Now, I recommend Transfer Factor to all my friends and coworkers. Not only for folks with allergies, but to help get them through the cold and flu season as well. Everyone who’s tried it has become a believer, too! I know that it may sound too good to be true, but Transfer Factor really works for my immune system. Carolyn.

Posted in ALERGI | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

TRANSFER FACTOR DIRAMAL AKAN BERADA DI SETIAP RUMAH

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on November 9, 2010

November 09 , 2010 – 4Life Transfer Factor by Budi Kuang

Para ahli nutrisi dan ekonom telah menggabungkan analisannya dan memprediksi bahwa TRANSFER FACTOR nantinya akan seperti suplemen vitamin yang booming di era tahun 70 -an , dan sekarang era-nya IMMUNE SYSTEM , maka para ahli memprediksi “NETWORK MARKETING + PRODUK KESEHATAN = MILYADER” namun para ahli mengatakan kita musti memilih produk yang UNIK dan HEBAT , dan persyaratan itu semuanya dimiliki oleh 4LIFE TRANSFER FACTOR.

Maka para ahli MERAMALKAN bahwa TRANSFER FACTOR akan berada di setiap rumah.

SYSTEM IMMUNE no.1 in USA

Posted in ARTIKEL KESEHATAN, PENGOBATAN ALTERNATIF, PILIH THERAPY IMUN yang TEPAT, TESTIMONI | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

TESTIMONI KESEMBUHAN SPEECH DELAY dengan TRANSFER FACTOR ADVANCE

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on November 8, 2010

Makanan Sehat dengan Terapi Imun : TRANSFER FACTOR

Posted in AUTISM, AUTO IMMUNE, TESTIMONI | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

TESTIMONI PASIEN DIABETES dengan TERAPI IMUN 4Life : Transfer Factor

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on October 29, 2010

October 29 , 2010 – 4Life Indonesia by Budi Kuang

Sumber Artikel : Majalah Trubus 454 – September 2007/XXXVIII

Dua tahun lalu Anton terkapar di kamar rumah sakit swasta di daerah Bintaro, Tangerang.
Diginjalnya ditemukan kista berukuran 12mm.
Diagnosis itu menyebabkan ia harus menjalani operasi.
Sayang, operasi terhambat lantaran kandungan gula darah tinggi, sampai 300mg/dl.
Padahal, normalnya kandungan gula dalam darah berkisar 60 – 120mg/dl.

Tingginya kadar gula dalam darah ayah 3 anak itu menyebabkan ia harus menjalani terapi insulin. Pilihan terapi insulin dilakukan karena sebelumnya ia tidak ada riwayat diabetes. Sehari sebelum menjalani operasi pengangkatan kista, Anton harus menjalani terapi insulin. Hampir tiap jam hormone insulin disuntikan ke tubuhnya. “Saya lupa dosisnya berapa,” ujar Anton. Selama hampir 24 jam gula darah dalam tubuhnya diperangi oleh insulin. Itu dilakukan untuk menyeimbangkan kandungan gula dalam darah. Keesokan harinya, gula darahnya sudah kembali normal: 120mg/dl dan operasi pun bisa dilakukan.
Pertengahan 2007 kembali Anton mulai sering merasa lemas, haus, dan mengantuk. Kuantitas buang air kecilpun semakin sering. Hampir tiap jam ia bolak-balik ke kamar kecil. “Tidur malam sering tidak nyenyak, karena sering haus,” ujar alumnus perhotelan ENHAII, Bandung itu. Bahkan kalau sedang menyetir ke kantor di daerah Ciawi, Bogor, ia sering menghentikan kendaraan di bahu jalan, agar bisa tidur dulu.

KEMBALI NORMAL
Dari hari ke hari kesehatan Anton semakin parah. Sampai-sampai ia tidak bisa lagi melakukan aktifitas olah raga favoritnya, golf. “Ini pasti gara-gara diabetes,” begitu pikir Anton. Sadar akan kondisinya, ia pun memeriksakan kadar gula darah di salah satu laboratorium di Bintaro. Hasilnya sangat mengejutkan. Kadar gula dalam darah mencapai 478mg/dl. Merasa tidak yakin, Anton memutuskan memeriksa ulang kandungan gula darahnya ke Rumah Sakit Internasional Bintaro, namun hasilnya tetap sama.
Dokter yang memeriksa Anton sampai terkejut. “Ini terlalu tinggi, bahaya. Anda bisa terkena stroke,” kata Anton meniru ucapan dokter. Dokter menyarankan agar Anton dirawat inap, tapi ditolak. Akhirnya dokter membekali resep macam-macam obat-obat jantung, penurun gula darah, dan antistroke. Lagi-lagi Anton tidak menuruti pengobatan dokter. Resep yang diberikan dokter tidak segera ia tebus. Ia malah menghubungi temannya seorang distributor transfer factor (TF).
Sebelum ke dokter Anton memang sudah mengasup transfer factor sejak awal 2007. Namun, Anton tidak pernah menceritakan hal itu pada dokter. “Mungkin transfer factor itu yang menyebabkan kondisi saya tetap segar walaupun kadar gula darah menjulang,” pikir Anton. Atas saran temannya Anton cukup mengkonsumsi transfer factor glucoach. TF Advance yang biasa ia konsumsi tidak dihentikan, tapi dosisnya dinaikan menjadi 3 tablet setiap pagi dan sore. TF Glucoach diminum dengan dosis sehari 3 kali masing-masing 3 tablet. Seminggu mengkonsumsi TF glucoach, mantan awak kapal pesiar di Amerika Serikat itu kembali memeriksakan diri di laboratorium. Hasilnya menggembirakan, kandungan gula darahnya turun ke level 378mg/dl, “Masih tinggi, jadi konsumsi dilanjutkan,” katanya.
Sepekan kemudian Anton kembali memeriksakan diri ke laboratorium yang sama. Hasilnya sungguh mengejutkan, kandungan gula darah turun sampai level normal 122mg/dl. Konsumsi TF glucoach dihentikan, karena bila dilanjutkan kandungan gula darah bisa terus turun. Untuk menjaga kandungan gula darahnya tetap stabil Anton mengatur pola makan sehat. Ia melakukan diet 2.000 kalori. Untuk sarapan ia batasi karbohidrat sebanyak 100 gram. Siang hari karbohidrat sebanyak 200 gram dan lauknya pun dibatasi.
“Yang paling penting, sebisa mungkin hindari minuman manis, terutama yang menggunakan pemanis buatan,” ujarnya. Hasilnya diusia yang kini menginjak setengah abad Anton tampak segar bugar. Aktivitasnya sebagai manager di anak perusahaan Telkom pun bisa dijalani dengan baik. Hobi jogging dan golf kini bisa kembali dijalani. Agar tetap fit ia terus mengkonsumsi TF-Advance. Penyakit-penyakit pun seakan menyingkir dari tubuhnya.

TINGKATKAN IMUNITAS
Menurut dr. Eduard Hutabarat, diabetes dipicu oleh berbagai factor, misalnya kekurangan hormon insulin, terlalu banyak konsumsi makanan yang terlalu manis, atau kekurangan mineral-mineral tertentu yang diperlukan untuk metabolism pancreas. Diabetes juga bisa dipicu oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika imunitas menurun, maka dampak diabetes bisa semakin parah. Beruntung Anton tidak mengalami kondisi seperti itu. Sistem kekebalan tubuh pria bertubuh subur itu sangat aktif, sehingga kadar gula darah yang tinggi tidak menyebabkan keluhan berarti. Bahkan gangrene (luka yang biasa muncul pada penderita diabetes) pun tidak ditemukan di tubuhnya.
TF Advance yang rutin ia konsumsi, membantunya meningkatkan kekebalan tubuh. TF yang berbentuk molekul halus itu dihasilkan dari ekstrak kolostrum (susu yang dihasilkan pada 3 hari awal menyusui). Tugas TF memberikan informasi sistem kekebalan tubuh . Ketika musuh datang, informasi yang terkait dengan kehidupan musuh itu direkam dalam ingatan molekul halus TF. Sewaktu musuh datang kembali, sistem pertahanan tubuh langsung bekerja menghadangnya.
Lain dengan TF glucoach, selain mengandung molekul halus, TF ini juga mengandung bahan tambahan lain seperti Pterocarpus marsupium dan Gymnema Sylvestre. Kedua bahan itu terbukti ampuh membantu metabolism pancreas. Tambahan lain di dalam glucoach adalah Momorcadia Charantia yang terkenal di Asia, Afrika dan Amerika Selatan sebagai bahan alami penguat sistem kerja pancreas. Biasanya pada penderita gula kerja pancreas terhambat. Dengan mengkonsumsi TF glucoach, pancreas dapat bekerja optimal.
TF glucoach juga mengandung mineral seperti vanadium yang mengoptimalkan metabolisme pankreas dan alpha lipoic acid (ALA) yang berfungsi sebagai antioksidan. ALA bisa membantu kerja sistem metabolisme tubuh dan penyeimbang kadar gula darah. Dengan semua bahan yang terkandung dalam TF glucoach, wajar jika kadar gula darah Anton turun dalam waktu singkat.

Pengobatan Alternatif Makanan Sehat sebagai Terapi Imun
KARUNIA ALAM
Selain diabetes, TF juga efektif meningkatkan ketahanan tubuh penderita jantung koroner seperti dialami Gunawan. Sejak tahun 2000, ia menderita jantung koroner akibat penyempitan pembuluh darah. Setelah dikateter, dokter memasang balon di jantungnya. Untuk menjaga kesehatan ia rutin memeriksakan jantungnya setiap 3 tahun. Mengkonsumsi 3-4 jenis obat-obatan jantung. “Saya khawatir dengan jumlah obat-obatan kimia yang masuk ke tubuh saya akan merusak ginjal,” ujar mantan karyawan BUMN itu.
Pada Maret 2007 ia memenuhi saran teman untuk mengkonsumsi TF Cardio. Efeknya tubuh saya jauh lebih segar, sehingga mampu berumroh. Udara Mekkah yang mencapai 50’C tidak menurunkan staminanya. Kini pada usia yang ke 71 tahun, ia masih kuat berlari di mesin treadmill selama 1 jam. Bahkan menyetir mobil yang dulunya sempat terhenti semenjak ia mengidap penyakit jantung koroner sekarang bisa ia lakoni kembali.
Keampuhan TF telah diuji melalui riset selam 50 tahun yang dilakukan oleh ilmuwan dari 60 negara. Kini lebih dari 3.600 laporan uji klinis telah dihasilkan untuk membuktikan keunggulan TF. Penelitian terhadap 198 produk golongan herbal, obat dan suplemen yang dilakukan oleh laboratorium Jeunesse Inc. institute of Longevity Medicine, California, Amerika Serikat menunjukan hasil yang mencengangkan.
Penelitian selama 7 tahun (1992-1999) itu memilih 12 produk unggulan yang terbaik sebagai peningkat daya imun. TF terbukti lebih unggul dibandingkan produk sejenisnya. Kandungan NK-cell produk-produk lain berada direntang 15-49%. Bandingkan dengan NK-cell TF yang mencapai 437%. Pembuktian keampuhan TF dilakukan juga melalui serangkaian riset di Rusia. Selama periode 2000-2004 beberapa klinik Federasi Rusia meriset keampuhan TF untuk beberapa penyakit seperti infeksi HIV, hepatitis B dan C, herpes, kanker lambung, dan psoriasis.
Dengan kelebihan itu, wajar jika TF dianggap sebagai karunia alam. Karena TF diketahui bisa membantu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit. Kekuatan 1 tablet TF sebanding dengan 75-100 tablet kolostrum. Kolostrum berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh. Mafhum jika Dr Darryl See dari World Health Organization (WHO) mengatakan “Belum pernah ditemukan sejenis herbal produk makanan kesehatan atau obat-obatan yang mempunyai kekuatan merangsang dan meningkatkan daya imun seperti TF”.

Posted in ARTIKEL KESEHATAN, DIABETES, TESTIMONI | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments »

HEPATITIS

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on October 28, 2010

October 27 , 2010 – 4Life Indonesia by Budi Kuang

PERTAHANAN IMUN dengan TRANSFER FACTOR terhadap Virus HEPATITIS

Fenomena penyakit Hepatitis sebetulnya sudah bukan era nya sekarang ini , namun beberapa dekade di belakang virus Hepatitis ini pernah menjadi momok yang menakutkan , maka sekarang ada telah dibudayakan suntikan vaksin ( virus yang dilemahkan ) untuk Hepatitis.

Namun 4 Life : Transfer Factor dapat lebih meningkatkan dan mengefektifkan kinerja PERTAHANAN IMUN secara alami sampai 483% terhadap virus yang menyerang dan mau memasuki tubuh kita , IMMUNE IQ membuat antibodi dalam tubuh kita selalu aktif dan dalam keadaan stand by , dimana mutasi virus terus terjadi dan berkembang , maka Transfer Factor bisa menjawab permasalahan ini karena selalu update dengan sistem pertahanan terhadap virus2 yang bermutasi menjadi baru , sedikit lebih berbeda dengan sistem vaksinasi yang ada ( yang tidak up to date ).

Petahanan Imun terbaik

Penggunaan Transfer Factor pada Viral Hepatitis

Mekanisme kekebalan destabilisasi memainkan peranan penting dalam patogenesis parenteral hepatitis (virus hepatitis B dan C) serta dalam proses dan hasil dari penyakit. Meskipun sangat berpengalaman dalam virus hepatitis treartment, termasuk yang kronis, sejumlah isu mengenai aturan optimal sedang didiskusikan dengan dosis dan perlakuan dengan interferons (INF) sebagai obat pilihan saat ini.

Kenyataan bahwa pengobatan dengan INF dari satu pasien dengan bentuk kronis hepatitis C biaya $ 10,000 – $ 15,000 propmpts perlunya memecahkan masalah ini.

Selain itu, resep terapi antivirus ini memiliki daftar indikasi lain, tapi kadang-kadang kurang interferons ditoleransi oleh pasien dan host menghasilkan antibodi terhadap interferons rekombinan. Untuk alasan ini mencari agen yang terbukti efek terapeutik pada pasien dengan hepatitis virus cukup dibenarkan.

Hasil pertama diperoleh dari pasien dewasa menerima BS bersama-sama dengan terapi konvensional membuktikan efektivitas yang tinggi sitokin celular digunakan dalam patologi semacam ini. Seiring dengan normalisasi nilai-nilai biokimia dan penurunan viral load, semua pasien terdaftar yang ditandai perbaikan keadaan umum, lebih efisien dan tidak mengalami fatique yang berlebihan, dan tidak ada ketidaknyamanan hypochondrium yang benar.

Studi lanjut dengan pasien akut dan bentuk kronis virus hepatitis B dan C, di mana pasien yang diikuti selama 6 bulan setelah pengobatan, dilakukan oleh penulis yang sama. Lima puluh (50) pasien dengan kronis virus hepatitis B dan C dan 15 pasien dengan virus hepatitis B akut yang diterima BS, satu kapsul 3 kali sehari selama 14 hari. Data yang dihasilkan adalah sebanding dengan yang diperoleh pada pasien yang menerima perawatan dengan interferons konvensional.

Dua puluh empat (24) pasien dengan hepatitis B akut dan 34 pasien dengan hepatitis C kronis (CVHC) menerima BS PLUS, 1 kapsul 3 kali sehari selama 14 hari. Kelompok kontrol, 15 CVHC pasien, menerima 3.000.000 IU reaferon (suatu antivirus IFN) otot 3 kali seminggu.

Sisanya pasien menerima terapi dasar yang bertujuan untuk meningkatkan sekresi empedu (holosas atau hophitol) dan fungsi hati (riboxin per os). Immunocorrecting identik efek sudah terdaftar dalam kelompok yang menerima pasien BS PLUS selama 2 minggu dan pada pasien, IFN menerima terapi selama 3 bulan.

Pada pasien yang menerima PLUS BS ada gejala awal dinamika yang positif. BS PLUS baik ditoleransi dan tidak ada efek samping dibandingkan dengan demam, sakit sendi dan asthenia selama terapi interferon. Perlu menunjukkan bahwa insiden virus pengampunan dalam kelompok-kelompok menerima reaferon dan BS PLUS adalah sama, yaitu 65%. Pada saat yang sama tingkat g-interferons produksi secara signifikan lebih tinggi pada pasien yang menerima BS PLUS.

Efektivitas TF dan TF PLUS dalam pengobatan virus hepatitis B dan C mungkin akan sangat membantu dalam mempertimbangkan penggunaan produk TF sebagai pengobatan alternatif untuk rekombinan teterferons atau sebagai tambahan pada terapi konvensional virus hepatitis.

Data yang diperoleh menunjukkan studi lebih lanjut tentang efektivitas BS produk harus dilakukan pada pasien tambahan dalam rangka untuk mengembangkan skema yang paling efektif yang kompleks perawatan, farmakologi efektivitas, dosis kursus dan ekonomi.

Posted in HEPATITIS | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

ARTHRITIS dan Terapi Imun 4Life Transfer Factor

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on October 12, 2010

October 12, 2010 — 4 Life Indonesia

ARTHRITIS dan Terapi Imun 4Life Transfer Factor

ARTHRITIS dan Terapi Imun 4Life Transfer Factor

Ketika bagian tubuh seperti  tangan, lutut atau bahu sakit atau ketika Anda ada bengkak, panas dan kekakuan dalam tubuh, kita dapat berbicara tentang penyakit yang disebut arthritis. Ini menyerang sendi tubuh, yang mana dua tulang bertemu bersama-sama; seperti siku, lutut, pergelangan kaki, dll. Arthritis merusak tulang rawan, yang biasanya melindungi sendi dan memungkinkan gerakan halus. Tulang rawan mencegah  tulang-tulang dari gesekan . Ini juga menyerap kejutan saat tekanan yang diberikan pada sendi, seperti yang terjadi dengan tangan ketika memegang sesuatu yang berat, dan ketika berjalan.

Ada beberapa jenis rematik, tetapi yang paling umum adalah osteoarthritis, yang terjadi ketika orang bertambah tua dan mengalami kesulitan bergerak. Dapat juga terjadi dalam setiap bagian tubuh di mana ada cedera, patah tulang atau benjolan. Anda dapat mencegah kondisi ini dengan menjadi sadar akan kemungkinan karena sejarah keluarga (genetik predisposisi), menjaga gizi seimbang, olahraga, dan konsumsi produk-produk organik dan alami. Juga penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

Saran:

1. Jika Anda kelebihan berat badan cobalah untukmengurangi  berat badan untuk mengurangi tekanan dan rasa sakit di lutut dan pinggul.

2. Hindari pengulangan gerakan yang dapat melukai sendi.

3. Gunakan sepatu yang nyaman dan menghindari sepatu hak tinggi agar tidak menambah tekanan pada lutut. (Study at Harvard Medical School)

4. Melakukan olahraga secara teratur (terutama berjalan) untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi juga untuk meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

5. Jangan merokok atau minum alkohol untuk menghindari risiko osteoporosis dan patah tulang.

6. Selalu mandi dengan air hangat dan melakukan latihan peregangan setelah mandi.

7. Jangan minum atau makan produk susu. Tidak makan tepung putih atau daging merah. Jangan mengkonsumsi jagung dalam bentuk apapun .cobalah  memilih diet yang seimbang.

8. Makanlah semua jenis sayuran dalam jumlah besar. Ambil minyak zaitun setiap hari tetapi jangan memasak dengan minyak zaitun. Minum teh jahe, dan makan semua jenis ikan dan terutama salmon, herring, mackerel, sarden, tuna, tapi bukan jenis makanan laut lainnya.

9. Ambil 6 sampai 8 gelas air sehari-hari. Pastikan Anda tidur dengan baik dan menyelidiki apa yang menyebabkan Anda stres dalam rangka untuk belajar untuk mengelolanya.

RHEUMATOID ARTHRITIS

Jenis radang sendi adalah salah satu yang paling umum dan diidentifikasi sebagai lapisan sendi pada akhirnya mengakibatkan semakin membengkak tidak fleksibel dan kaku sendi. Seseorang bisa menderita rheumatoid arthritis pada usia berapa pun (ada kecenderungan terjadi lebih banyak pada wanita dibandingkan laki-laki) dan dikenali dari  rasa sakit, bengkak, inflamasi, panas, membakar dan kadang-kadang cacat sendi ketika sudah dalam tahap lanjut. Ini disebut penyakit autoimun karena serangan sistem kekebalan tubuh jaringan tubuh sendiri mengakui mereka sebagai benda asing. Virus ini menyerang sendi dan tulang di berbagai bagian tubuh, biasanya: tangan, kaki, lutut, pinggul, dan kadang-kadang bahkan organ lainnya dapat mempengaruhi. Selain rasa sakit dan peradangan orang dapat hadir anemia, kelelahan, demam, kista atau nodul. Organ lain seperti jantung, saraf, mata, paru-paru tampaknya juga akan terpengaruh. Hal ini dapat yang paling parah dari semua jenis arthritis, dalam hal ini orang kehilangan gerakan-gerakan motorik halus.  Akhir-akhir ini diyakini bahwa faktor genetik memiliki banyak dampak dan sudah dirawat dengan sel induk

Saran :

1. Lakukan Latihan yang tidak memforsir sendi. Sangat dianjurkan berenang. Pelajari cara membuat latihan gabungan (seperti yoga) untuk menunda kekakuan.

2. Ambil omega-3 asam lemak atau obat yang anti radang.

3. Menghilangkan daging merah dan lemak trans.

4. Makan ikan terutama salmon dan sarden.

5. Cari produk yang mengandung alam Kunyit, Jahe, bromeliad yang membantu mengurangi peradangan. Bawang putih dan bawang membantu dalam perbaikan tulang, tulang rawan dan jaringan ikat. Vitamin B5 membantu mengurangi kekakuan dan nyeri.

ARTHRITIS Kesaksian dengan Transfer Factor (TF)

ARTHRITIS Testimonials Saya 54 tahun. Saya seorang petani susu dan cinta alam bebas. Tahun lalu saya sendi mulai kaku dan kaki saya mulai membengkak. Aku sangat kesakitan. Pada Februari saya tidak bisa keluar dari tempat tidur saya sendiri, tidak dapat berpakaian sendiri. Saya pergi ke Noel Maxwell dan dia menyarankan saya mengkonsumsi  Transfer Factor. Dalam waktu 2 minggu aku kembali ke pertanian dan bebas dari gejala. Ian Cox, NZ.

ARTRITIS Testimonial Saya telah mengalami rasa sakit akibat arthritis. Secara bertahap semakin parah. Jumat lalu rasa sakit itu begitu buruknya sehingga saya tidak bisa melipat buletin gereja hari Minggu. Kami berangkat ke North Carolina sore itu keluar untuk mengunjungi anak dan cucu. Kami melaju lurus lewat. Aku memutuskan untuk meminum ganda Transfer Factor.Biasa mengambil 3 tablet sehari, aku mulai mengambil 6 tablet sehari. Saya menulis kesaksian ini pada Selasa malam (4 hari setelah dua kali lipat di Transfer Factor). Rasa sakit hampir sepenuhnya hilang. Saya bisa mengetik di komputer saya ini tanpa kesulitan. Selain itu, hal lain saya menemukan saat kami berada di rumah putra kami, saya hanya bersin 2 kali dalam 3 hari kami di sana. Anak kami memiliki 2 rumah kucing. Saya alergi terhadap kucing. Setiap kali kita telah mengunjungi rumahnya, aku selalu  bersin, hidung  tersumbat dan mengalami kesulitan bernapas dan mata saya jadi merah, gatal dan berair. Semua itu terjadi kali ini. Saya yakin bahwa Transfer Factor telah membuat perbedaan. Biasanya setelah reaksi alergi terhadap kucing, aku akan kembali ke rumah dan sering mengalami infeksi sinus. Tidak kali ini, namun. Berkat Transfer Factor. Floris, Michigan

JUVENILE RHEUMATOID ARTHRITIS Testimonial w Jessica,  gadis  8 tahun yang cantik, didiagnosis terkena Juvenile Rheumatoid Arthritis ketika ia berumur 4 tahun. Jessica dataang  ke kantor kami di tahun 1996 dengan nyeri tulang dan nyeri sendi bengkak ganda, terutama pergelangan kakinya. Ia dikirim ke ahli Rematologi karena kecurigaan yang tinggi dari JRA. Diagnosis dikonfirmasi dan ia mulai terapi yang kompleks berbagai obat, termasuk Naproxyn, Indocin, dan Metotreksat. Dia punya marjinal tanggapan terhadap terapi awal dengan beberapa perbaikan fungsi, namun ia masih bisa tidak “menjadi anak normal”, aktif dalam olahraga dan menari tanpa rasa sakit dan ketidaknyamanan sehari-hari. Kami memperkenalkan ibunya Transfer Factor  dan produk Fibro. Setelah beberapa pendidikan dan penelitian, dia memutuskan untuk mencobanya. Dan setelah beberapa latihan, Jessica belajar Fibro menelan kapsul, (dan omong-omong, sangat bangga dia bisa melakukannya!). Dalam waktu empat minggu, ia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam delapan minggu, kami menganggap perbaikan  penuh, dengan tidak ada pembengkakan atau nyeri sendi. Dan dia tetap dalam terapi sejak saat itu, sekarang 9 bulan penuh! Dia sekarang menari-nari di akan dan tidak mengalami ketidaknyamanan selama beberapa bulan terakhir. Semua ini adalah hasil dari dukungan alam menggunakan produk 4Life Transfer Factor. Dan setelah itu , dia tidak  punya penyakit menular yang memerlukan dokter atau antibiotik. sejak mulai mengkonsumsi Transfer Factor !

Update (Spring / Summer 2000): Jessica, anak umur 9 tahun yang dahulu terserang  Juvenile Rheumatoid Arthritis, tetap dalam pengawasan  penuh tanpa rasa sakit dan masih sangat aktif. Dia telah memiliki dua serangan Strep throat, tetapi mampu menghindari virus berat Maine musim tahun terakhir ini. Kami sekarang punya tiga teman dewasa dengan Fibromyalgia, semua berkat 4Life Research dengan produknya Transfer Factor, melakukan dengan baik dan membuktikannya  “you don’t have to learn to live with it.” David Markowitz MD, Me.

Ankylosing Spondylithis-Penyakit Gen-Solusi Penyembuhan

Auto Imun

OSTEOARTHRITIS Testimonial Aku pergi tanpa Transfer Factor selama 5 hari minggu lalu dan Osteoarthritissaya kembali dengan dendam. Jari-jari kaki saya begitu kriting, nodul kembali di bawah sendi dan berjalan sangat kesakitan. Aku mulai mengambil Fibro AMJ (Australia formula) dan setelah menkonsumsi  8 Transfer Factor sepanjang hari dan 4 AMJ oleh keesokan

paginya, mengalami perbaikan. Dalam waktu 2 hari, kaki saya tidak kriting lagi dan tidak sebagai nodul di bawah sendi jari kaki saya juga berkurang Transfer Factor benar-benar membuat dunia yang berbeda tidak hanya untuk kondisi saya, (Rheumatoid juga didiagnosis pada 1981) tetapi orang lain dengan kondisi yang sama! Jadi, jelas tubuh saya butuh sedikit lebih banyak makan tapi transfer Factor & AMJ  kombinasi sangat penting untuk keseluruhan Sistem kekebalan yang tinggi dan menjaga sel-sel pembunuh alami dalam jumlah yang lebih banyak. Deborah (imunologi), Australia.


( Dokumen ini hanya sebagai bahan sharing, berkonsultasilah dengan dokter anda )

Posted in ARTHRITIS | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Review the results of independent study by the Russian Academy of Medicine Science (RAMS)

Posted by Transfer Factor 4Life - Tangerang on September 30, 2010

September 30, 2010 — 4Life Indonesia
Effect of Transfer Factor Advanced Formulas Containing E-XF Blends on Natural Killer (NK) Cell Activity

A 4Life Summary of an Independent NK Cell Study Report

by Calvin W. McCausland, Ph.D. and Emma Oganova M.D., Ph.D.

Summary

Objective: To determine the extent to which Transfer Factor E-XF blends and 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula increases Natural Killer (NK) cell activity above baseline.

Study Design: The blinded cytotoxicity study was designed by Dr. E. Oganova and Dr. C. McCausland. The independent testing of the coded samples was done under the direction of Academician Anatoly Vorobiev, M.D., Russian Academy of Medical Sciences (RAMS) and the experimental work was conducted by. Dr. M.V. Kisielevsky, Dr. E.O. Khalturina, at the Russian Cancer Research Center, RAMS.

Methods: Blood was obtained from RORC donor station. A standard method of density gradient was used to isolate mononuclear cells [NK Cells]. The isolated cells, 60 thousand cells per well, in 100 ml of culture medium, were introduced into each well of Costar 96 well plates. Then, portions of coded test samples [Transfer Factor E-XF blends of selected ratios, 4Life Transfer Factor Plus E-XF blend and others samples] were introduced into the wells at predetermined concentrations (wt/vol.). An Interleukin-2 (IL-2) standard was used to compare effectiveness. The preparations were incubated in a CO z-incubator with a 5% C02 atmosphere, 100% humidity and 37° C for 24 or 48 hours. Next 30 thousand K-562 tumor cells (erythroblastic human leukemia) were introduced into the wells. (Thus, the ratio of effector and target cells was 2:1. Each sample was tested in triplicate). The preparations containing both the effector (NK cells) and target cells (K562 cancer cells) along with control wells were again incubated for 18-24 hours under the same incubator conditions. An MTT (dye) solution was used to spectro-photometricly determine the number of viable cells remaining in each well. The cytotoxic index (CI) expressed in % is reported for each sample.

Results: Each of the samples significantly increased NK cell activity. The Transfer Factor E-XF Blend (Advanced Formula) resulted in greater NK cell activation (283%) than the Transfer Factor XF (204%). 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula increased NK cell activity by 437%. The drug IL-2 increased NK cell active by 389%. In the study activation by 4Life Transfer Factor Advanced Formula, 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula and IL-2 resulted in a kill rate of K562 cancer cells of 69%, 97% and 88% respectively with the 48 hour incubation period giving the greatest NK cell activation.

Discussion

As previously reported in earlier publications two 4Life products, 4Life Transfer Factor Classic and 4Life Transfer Factor Plus, have been shown to significantly improve NK cell activation, 103% and 248% respectively. When the transfer factors from patented egg technology are combined with bovine transfer factors there is a synergistic activation of NK cell activity. The improved formulas, 4Life Transfer Factor and 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formulas improve NK cell activation by 283% and 437% respectively.

4Life researchers and scientists in developing the Advanced Formulas were confident that the colostrum derived transfer factors when combined with the egg derived transfer factors (E-XF blends) would enhance the activity and benefit of the products, but we too were taken by surprise by the magnitude of the increase. Further research needs to be done to better understand why this synergism occurs. We are confident these results will translate into increased benefits to consumers and increased clinical effect in future studies.

This study was conducted under the direction of Dr. Anatoli Vorobiev by his colleagues of the Russian Academy of Medical Science. Using established methods of cytotoxicity testing, NK cells from humans were combined with cancer cells and divided into groups of transfer factors activated NK cells and groups of unactivated NK cells. The objective was to find the bovine and egg transfer factor blend(s) (E-XF blends) that express the greatest NK cell activation. The results enable us to identify the most potent combination that will provide the greatest health benefits.

In the control series of the experiments for all of the transfer factor samples tested there was no direct cytotoxic effect on tumor cells at any of the concentrations tested. When in the absence of the immune NK cells the transfer factors are combined directly with the cancer cells there is no cytotoxic effect on the tumor cells.

Results of this study clearly demonstrated that 4Life Transfer Factor Advanced Formula and 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula boosts NK cell activity. The independent research scientists who conducted this study found the results interesting and so exceptional as to request further information on the identity of 4Life samples so that results could be published in professional journals. Statements from researchers included the following: “The 4Life sample activated NK cell activity more than the Interleukin-2 (IL-2) drug used as the standard. Here, we now refer to your sample as the Golden Interleukin,” stated Dr. Kisielevsky, Russian Academy of Medical Sciences.

We strongly believe that these results are certain to be reflected in improved human health resulting from significantly improved immune response. It is our hope that people everywhere will find that 4Life Transfer Factor Advanced Formula and 4Life Transfer Factor Plus Advanced Formula will provide safe broad-spectrum immune support that is unmatched in any other health supplement today.
You can request a copy of the ten double blind studies conducted by the Russian government by contacting 4Life® at:
888-454-3374 or 801-562-3600 and ask for Item # 84500.

Posted in MEDICAL REPORT & UJI KLINIS | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 825 other followers